Film Bioskop Terbaru
Link Poker Online itu99 LiveChat Togel Online ituVip
Agen Bola Online ituGol Kontak Poker Online ituQQ
Link Casino Online ituCasino

Setelah Novel dan Film, Kini Ada Museum Bumi Manusia Untuk Mengenalkan Karya Sastra Pramoedya

13 Agustus 2019

Museum Bumi Manusia diresmikan di Dusun Wisata Gamplong, Moyudan, Sleman, Yogyakarta, Selasa (13/8/2019) siang.
Upacara sederhana lewat pemotongan pita dilakukan sutradara Hanung Bramantyo (43) dan Astuti Ananta Toer (63).
Astuti Ananta Toer adalah putri keempat dari 8 bersaudara Pramoedya Ananta Toer.

Sutradara Hanung Bramantyo bersama Astuti Ananta Toer, memotong pita sebagai penanda peresmian Museum Bumi Manusia di Dusun Gamplong, Moyudan, Sleman, Yogyakarta, Selasa (13/8/2019). (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

Pramoedya Ananta Toer yang dikenal luas namanya sebagai sastrawan itu salah satunya menulis karya masterpiece berjudul Bumi Manusia yang pernah diterbitkan pada 1980.
Tidak lama setelah diterbitkan, peredaran Novel Bumi Manusia dilarang pemerintah kala itu karena dianggap berbahaya.
Ketika peresmian Museum Bumi Manusia, Hanung Bramantyo, sutradara film Bumi Manusia, tidak hanya ditemani Astuti Ananta Toer saja.

Sutradara asal Yogyakarta tersebut juga didampingi para pemain film Bumi Manusia, seperti Ine Febriyanti, Mawar De Jongh, Ayu Laksmi, Donny Damara, serta Jerome Kurnia dan Bryan Domani.
Museum Bumi Manusia merupakan salah satu peninggalan penting saat film Bumi Manusia digarap Hanung Bramantyo di Dusun Wisata Gamplong, Moyudan.
Selama 2 bulan syuting film Bumi Manusia, Hanung Bramantyo memakai Dusun Gamplong tersebut sebagai tempat pengambilan gambar film.
• Semakin Sering Melihat Film Bumi Manusia, Mawar De Jongh Semakin Tahu Kelemahan Annelies Mellema
• Melihat Akting Pemain Film Bumi Manusia, Maudy Ayunda: Adegan di Pengadilan itu Emosional Sekali
Ada 1.000 orang, baik pemain maupun kru film yang dilibatkan Hanung Bramantyo selama proses penggarapan film Bumi Manusia itu dilakukan.