Film Bioskop Terbaru
Link Poker Online itu99 LiveChat Togel Online ituVip
Agen Bola Online ituGol Kontak Poker Online ituQQ
Link Casino Online ituCasino

Setelah Film, Kisah Negeri 5 Menara Diadaptasi ke Serial Web

3 Mei 2019

Jakarta: Setelah versi film bioskop tujuh tahun silam, kisah novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi kini diadaptasi ke serial web oleh E-Motion untuk platform streaming Maxstream. Sebanyak 30 episode serial akan dirilis setiap hari selama bulan puasa Ramadhan 2019. 
Serial ini dibintangi oleh Prilly Latuconsina, Ajil Ditto, Chand Kelvin, Jennifer Coppen, Donny Damara, Farandika, Damara Finch, Difa Riansyah, Naufal Azhar, Fay Nabila, Arif Alfiansyah, Ariyo Wahab, David Khalid, Zaskia Adya Mecca, serta Tasman Taher dan Mario Irwinsyah. 
Reka Wijaya terlibat sebagai sutradara dan Avesina Soebli menjadi produser. Reka sebelumnya telah mengerjakan sejumlah episode serial Bajaj Bajuri dan tiga film layar lebar yaitu Planet Mars (2008), Tarzan ke Kota (2008), Hati ke Hati (2013), dan Sule Detektif Tokek (2013).

Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Happy





Inspire





Confuse





Sad


Menurut keterangan resmi dari Maxstream, serial Negeri 5 Menara mengikuti kisah Alif dan lima sahabatnya di sebuah pondok pesantren. Alif masuk pesantren karena mengikuti kemauan sang ibu, yang ingin dirinya menjadi seperti Buya Hamka. 
Dalam kegalauan hidupnya di pesantren, Alif menemukan semangat lewat perkataan Ustaz Salman “Man Jadda Wa Jada”, yang kemudian dijadikan mantra sugesti pribadi. Man jadda wa jadd berarti siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. 
Sementara itu, Alif dan lima sahabatnya juga berjanji di bawah menari masjid, bahwa suatu saat mereka akan bertemu kembali di Trafalgar Square, Inggris. Selang sekian tahun kemudian, Alif telah bersekolah di Amerika dan hendak pergi ke Inggris untuk memenuhi janji. Namun upaya pertemuan mereka berenam ternyata tidak mudah. 
Menurut direktur E-Motion Arnold J Limasnax, tantangan proyek serial ini adalah memberikan versi kisah yang berbeda dengan novel dan film. Kendati materi aslinya adalah novel, mereka harus menggali “kisah di luar cerita novel dan film”. 
“Kami sadar akan ekspekasi tinggi yang ada, tetapi di situ, kami melihat peluang untuk memberi yang terbaik,” kata Arnold dalam pernyataan resmi. 
Maxstream adalah platform streaming dari Telkomsel yang juga menjalin kerja sama peredaran konten dengan sejumlah platform lain seperti Hooq, Viu, dan Klik Film. Sejumlah serial produksi asli mereka antara lain Brata, Motor Baik, Pulang Pulang Ganteng, serta Nawangsih.  (ASA)