Film Bioskop Terbaru
Link Poker Online itu99 LiveChat Togel Online ituVip
Agen Bola Online ituGol Kontak Poker Online ituQQ
Link Casino Online ituCasino

Punya Anak Berkebutuhan Khusus Tantangan Baru Putri Ayudya Memainkan Peran Mitha di Film Down Swan

6 Mei 2019

Bintang film Putri Ayudya (30) ditantang menunjukan kepiawaian berakting saat diminta sutradara Fuad Akbar bermain di film layar lebar bertajuk Down Swan.
Di film garapan rumah produksi Adiks Films itu, Putri Ayudya memerankan karakter ibu bernama Mitha yang memiliki Nadya, anak berkebutuhan khusus down syndrome.
Putri Ayudya beradu akting bersama Ariyo Wahab (44). Aktor yang juga musisi gaek tersebut bermain sebagai Bisma, suami Mitha.

Putri Ayudya mengenalkan film terbarunya berjudul ‘Down Swan’ di Redaksi Warta Kota, Jalan Palmerah Barat, Palmerah, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Bagi Putri Ayudya, karakter Mitha begitu menantang. Tawaran tersebut membuatnya tidak lagi berpikir dua kali menerima tawaran itu.
“Setelah membaca naskah filmnya, kebetulan aku ini orang terakhir yang bergabung, ceritanya punya pesan moral menarik. Genrenya drama keluarga yang jarang dibuat di Indonesia,” kata Putri Ayudya berbincang di Redaksi Warta Kota, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).
Bersama Ariyo Wahab, Arina Dhisya yang memainkan Nadya, dan Dhiana Virga yang menjadi guru balet Nadya, serta sutradara Fuad Akbar, Putri Ayudya berbincang mengenalkan film Down Swan.
• VIDEO: Cerita Para Pemain Film Down Swan Tentang Kehidupan Pasangan yang Punya Anak Down Syndrome
Film yang mengangkat kepedulian terhadap anak disabilitas tersebut juga membuat Putri Ayudya ingin sekali terlibat.
“Jarang ada film yang mengangkat kisah disabilitas. Aku anggap film ini penting,” ucap Putri Ayudya yang juga terlibat di film superhero asli Indonesia, Gundala, ini.
Karakter Mitha yang dimainkan juga berat dan tidak mudah.

Putri Ayudya tampil optimal dalam film honor perdananya, termasuk saat harus dikubur di dalam tanah selama 90 menit. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Sebab, perempuan kelahiran Jakarta, 20 Mei 1988, itu tidak memiliki pengalaman menjadi ibu yang memiliki anak down syndrome atau berkebutuhan khusus.