Film Bioskop Terbaru
Link Poker Online itu99 LiveChat Togel Online ituVip
Agen Bola Online ituGol Kontak Poker Online ituQQ
Link Casino Online ituCasino

Para Siswa Smaruna Nobar Film Pohon Terkenal: Demi Cita-cita harus Rela Berkorban dengan Masa Muda

8 Mei 2019

BIOSKOP CGV-BG Junction Surabaya diserbu para siswa berseragam putih-biru dengan rompi biru. Mereka adalah murid SMA Barunawati Surabaya yang memenuhi undangan untuk nonton bareng (nobar) dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (27/3/2019) pukul 14.00.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar nobar film Pohon Terkenal bersama para siswa Smaruna, sebutan SMA Barunawati Surabaya.
Pohon Terkenal merupakan film yang disutradarai Monty Tiwa. Film itu menceritakan kehidupan Bara Maulana yang diperankan aktor Umay Shahab. Ia lulusan SMA yang awalnya belum memiliki pandangan tentang masa depan.
Namun, tiba-tiba ia berjanji akan mendaftar ke Akademi Kepolisian (Akpol) sesuai dengan keinginan ibunya yang kala itu sedang sakit.
Bara bertemu dengan seorang Taruni Akpol, Ayu Sekarwati (Laura Theux) dan Taruna Johanes Solossa (Raim Laode).
Ketiganya memiliki cerita dan kisah yang menginspirasi selama hidup di Akpol. Dalam sebuah angkatan pendidikan Akpol pasti ada yang mendapatkan julukan Pohon Terkenal.
Eko Nur Wahyudiono, Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjelaskan, film Pohon Terkenal itu ditujukan untuk memberikan gambaran kegiatan belajar mengajar di Akpol.
Itu untuk menyemangati para siswa yang masih duduk di bangku SMA untuk mendaftar ke Akpol karena sifatnya terbuka dan siapa pun memiliki kesempatan yang sama.
Sesuai dengan slogan Smaruna, yaitu kompeten, mandiri, dan berkarakter, sekolah memanfaatkan media film untuk kegiatan edukatif.
Salah satunya yaitu memiliki siswa yang kompeten dan mandiri dalam menganalisis isi film, serta mengambil sisi karakter positif untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Film Pohon Terkenal tadi menarik sekali, ada pesan moral bagi generasi muda: untuk mencapai cita-cita harus rela berkorban dengan masa muda,” ungkap Britani Adiningati, siswa kelas unggulan XI MIPA 1 yang juga Wakil Ketua OSIS Smaruna.
Tidak mau ketinggalan, Pembina OSIS SMA Barunawati Slamet Santoso turut menceritakan pesan di balik film itu. Menurutnya, untuk menjadi polisi terbaik atau profesi apa saja, mereka harus melakukan yang terbaik selama dalam pendidikan, pelatihan, maupun kehidupan sehari-hari.
Bambang FadianPendidik SMA Barunawati [email protected]